Tampilkan postingan dengan label International. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label International. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 Desember 2014

The Musical Magazine - Kyuhyun interview

The Musical Magazine - Kyuhyun interview part

Kyuhyun: I'm still not able to say that I'm doing things 100% well. I am now waiting for the time/role where I can truly say that I'm doing perfectly well.

Q: What to do want to be/accomplishments do you want to have made when you reach thirty?
Kyuhyun: The truth is, I'll be thirty in two years. I have many people around me in their thirties who do not have an inspirational story of accomplishments they made when they reach thirty. They are still insensible/directionless. In fact, I know some hyungs in their forties who are still like that. Not being insensible/directionless in their thirties, forties, I aspire to be like that. I always feel that the moment you become sensible, is when you've become old. When I'm asleep, I've heard much talk about how I'm like a child. I don't know the reason why. I've also heard many people say that my thoughts are deeper than other people of the same age. So I want to be even more experienced/skillful* than now. 
(*t/n: to have gain more experience so that he can do things more skillfully and effortlessly)


Q: The "flower" of my life. What do you thing that is?
Kyuhyun: It is now. Even though such a strong and powerful senior like TOY entered the music (digital) charts, I am still at 2nd place (laughs). Being a musical actor too, even though I can't get the acknowledgment from everybody, but there are more and more people who are slowly seeing me in a positive light. I've also been diligently working on Super Junior's activities. I've not had time to rest lately. Even though I don't have enough time to sleep, I don't feel exhausted at all. Instead, I feel happy. Now I don't want my life to just be "petals", I want it to keep "blooming" in the future. 


cr: Kyulitt
trans @kikiikyu
the role of D'Artagnan






Kyuhyun starred in the musical adaptation of MBC's Moon Embracing the Sun




Kyuhyun was to star in the musical Singin' In The Rain as Don Lockwood


The Days', he played the second lead character Mooyeong, a witty and free-spirited security guard for Blue House as well as friend of Jeong Hak




On December 2014, it was announced that Kyuhyun will be starring as Prince Philip for the musical Robin Hood





http://www.twitlonger.com/show/nhlfrv


woowww.. our cho kyuhyun really be a stars in musical~~~

Kamis, 20 November 2014

The Secret of K-WAVE

i want to re-post this article from Lovely today website because i think this article is really informative and can opened our eyes widely about K-wave. How can South Korea spread their culture and get it to the big globalization. I think we are Indonesian can be like them too if we struggle and hard work like Korean. I really like Korea, it started hmm.. around 8-9 years ago when i was young (high school). At the first time i saw 13 boys, all of them looks same in my eyes..kkk from my friend. They are Super Junior, but i'm pointing at 2 boys who i knew as Siwon and Kibum. They are looks so handsome than the other.
After that, day by day, month, and years, i more and more like them all. But i did't just like them, i fell in love with many things about Korea. I like their fashion and style, i like K-drama, oh i don't know... i like their language.. i feel comfort if i heard Korean speaks.

anyway, check the article below.. it's in bahasa.


------------------
Kemarin (20/11), Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Tangerang, menggelar seminar Prospect of ASEAN-Korea Relationship atau Prospek Hubungan Kerjasama Korea Selatan dengan ASEAN di Lecture Hall UMN, pukul 09.00 WIB. 

Dalam rangka mempersiapkan ASEAN Economy Creative (AEC), Indonesia dalam hal ini dapat belajar dari kesuksesan salah satu negara Asia yaitu Korea Selatan. Seperti dalam bidang industri seperti, elektronik, telekomunikasi, bisnis dan hiburan. 

Seminar tersebut menghadirkan Duta Besar Korea Selatan untuk ASEANH.E Baek Seong Taek yang membahas tentang kerjasama Republic of Korea dengan ASEAN dan juga menghadirkan Kim Yong Wookkolumnis Jakarta Biz Post, yang membahas tentang K-Wave and Globalization

Rektor UMN, Dr. Ninok Leksono, mengatakan dalam sambutannya, "Kita harus belajar dari Korea, bagaimana bisa sukses suatu hari nanti." 

Seminar dibuka dengan pembahasan tentang kesuksesan budaya populer Korea atau K-Wave dan globalisasi yang disampaikan oleh Kim Yong Wook dan menarik perhatian banyak mahasiswa yang hadir. 

K-Wave atau Korean Wave (Hallyu) terdiri atas beberapa jenis yaitu K-DramaK-PopK-MovieK-FoodK-AnimationK-Fashion, Wisata dan Games yang menjadi terkenal dan menjadi budaya yang perkembangan zaman saat ini. 
Kesuksesan awal dimulai dari K-Drama berjudul "Whats's Love?" pada 1997 yang berhasil meraih rating hingga 50% di media Tiongkok. Dalam hal ini, mulai ada kekhawatiran di Tiongkok akan invasi budaya Korea melalui K-Drama. Kesuksesan K-Drama selanjutnya kembali terjadi di tahun milenium, 2002, dengan kehadiran drama 'Winter Sonata' yang berhasil meraup kesuksesan rating 20,9% di TV Jepang. Selain itu, K-Drama juga telah dikenal hingga negara Asia Timur, Iran, dengan mencapai rating hingga 86% melalui drama 'Dae Jang Geum'

Ada 4 hal utama yang menjadi faktor kesuksesan K-Drama, yaitu: 
1. Dinamis dan beragam 
2. Menceritakan kisah nyata (realistic story), mengenai cinta, keluarga, asmara dll
3. Memiliki story telling yang kuat dan beragam 
4. Teknik kamera 

Selain K-Drama, budaya Korea K-Pop mulai sukses mendunia sejak tahun 2007, melalui beberapa artisnya seperti Girl's GenerationSuper JuniorB2ST2NE1,SHINEe dan PSY serta EXO yang saat ini menjadi favorit artis K-Pop. Faktor-faktor kesuksesan K-Pop dalam globalisasi beragam seperti karena memiliki tarian dan kostum dance yang menarik. 


"K-pop sebenarnya tidak orisinil, J-Pop lebih orisinil. Tapi K-pop memiliki sisi aktif, kreatif dan lebih beragam," kata Kim Yong Wook. 

Upaya lainnya yang dilakukan oleh para artis Korea dalam globalisasi adalah dengan menggelar tur dunia ke berbagai negara mulai dari Asia, Eropa hingga Amerika. 

Selain itu, budaya K-Wave lainnya yang telah mendunia adalah film-film Korea atau K-Movie seperti Micle in Cell No.7 dan animasi seperti Pororo dan Robocar Poli. 

H.E Baek Song Taek, selaku Duta Besar Korea Selatan untuk ASEAN memaparkan dukungan pemerintah dalam ekonomi kreatif industri hiburan Korea.

"Pemerintahan Korea Selatan mendukung perkembangan K-Movie melalui Busan International Film Festival, yang saat ini menjadi festifal film nomor satu di Asia."

Rahasia lainnya dalam upaya globalisasi Korea adalah karena makanan Korea yang beragam, tempat wisata seperti Nami Island dan Jeju Island, pusat berbelanja,gamesfashionmake up

Terdapat beberapa cara untuk menjadikan suatu budaya menjadi sukses yaitu, pertama, Globalization, Kim Yong Wook mengatakan, "lakukan globalisasi dalam kompetisi karena globalization is not optional but advanture."

Kedua, wirausaha atau enterpreneurship. Ketiga, perlu adanya pencampuran, perubahan dan evolusi dalam upaya globalisasi. Seperti dalam industri K-Pop yang dilakukan oleh penyanyi BoA dari SM Entertainment yang dikenal sebagai penyanyi Asia terbaik pada masanya, ia menjalani kesuksesannya mulai dari usia 12 tahun. Terakhir, adanya dukungan dari pemerintah seperti untuk hal dana dan promosi. 

Keempat upaya globalisasi yang dilakukan oleh Korea Selatan tersebut menjadi visi ekonomi kreatif mereka kedepannya. Bagaimana dengan Indonesia?

CR: http://www.lovelytoday.com/topkpop/2014/11/21/23792/ini-dia-rahasia-k-wave-sukses-mendunia ; Google for all the picture

141120 엠카운트다운 규현 광화문에서 (#광화문에서1stWin #AtGwanghwamun1stwin )

!!!!